pelangi..pelangi...

pelangi..pelangi..
alangkah indahmu..
merah..kuning..hijau..
dilangit yang biruuu...

pelukismu agung...
siapa gerangan...
pelangi..
pelangi..
ciptaan Tuhann...

Selasa, 14 Februari 2012

Somehow it's enough

jadi mau sampai kapan lo mau kaya gini?

sampai lo tua and gak laku-laku? waktu gak bakal nunggu lo, sayang. Banyak yang lain yang dengan senang hati jadi lo.

Lo gak bosen ya nyanyi lagu mendayu-dayu? Minjem lirik orang buat bilang sayang? Bahkan lo gak bikin lirik lo sendiri. Katanya mau jadi penulis?

Lo gak capek mengeluh? Berasa masalah lo paling berat sedunia? Lo tau buruh2 demo di jalan tol buat apa? dua ratus ribu , neng.

Katanya lo orang pintar dengan otak bersinar. mana? mana? emang cuma butuh semangat, bukan pintar.

ini saatnya perang, biar setan dibungkam.

hari ini, bahagialah dengan jatah yang udah diberikan buat lo. paling besok semua kiamat. gak ada yang peduli lo mau jadi apa.

tenang. gak usah ngotot. lo ga akan menang juga. ujung-ujungnya semua debu.

but you know what?

Somehow it's enough.

Back Home

i'm back.

broken yet stronger.
defeated yet grateful.

how do you walk when you feel unworthy?

it's not about you, honey.

what?

it's not about you. so stand up and cut the nonsense. you have a road to finish.

but it is about me. who would ever want to see me?

it's not you. it's themselves they will see.

still i feel unworthy.

you are.

then why would they see ?

because it's not about you. it's about us. our fear. our love. our loss. our dream.

I still feel unworthy. I'm broken.

but you are still alive, with your hand and feet. now stand up and type.

what should i type?

anything but this unworthy shit.

promise me it won't be about me?

it's not about you.

i love you.

yeah yeah yeah.... now shut up and type. no drama for february. we have a lot of things to do.

i love you.

*sigh... i love you more.

Rabu, 01 Februari 2012

Kuat

Hari ini gue memutuskan, gue kuat.

Gak akan lagi gue lemah. Gak mau lagi gue disetir orang.
Gak lo.
Gak dia.
Gak juga devil.


Gak gue banget sih lemah-lemah.

Gak usah doain gue. Ntar gue yang doain kalian biar kalian semua tenang. Gak usah panik. Gak akan lagi gue jatuh.

Gak kan gue bawa-bawa Tuhan. Terlalu sering Dia jadi pembenaran penakut-penakut buat gak berani bertanggung jawab atas kesalahan sendiri.

Gak usah bawa-bawa devil. Terlalu sering doi disalahkan atas kelakuan gue.

Gue yang devil.

Gak akan gue minta maaf. Gue emang devil, tapi lo juga. Jadi sesama devil gak usah saling menyalahkan.
 
Makasih atas nasehat ke gue. tapi gue ngerasa lo terlalu baik buat rela ngurusin masalah anak kecil kaya gue.

You have bigger purposes than me. Don't make me your excuses.

Hari ini gue mau kuat.

Hari ini gue kuat.

Mama's Pray

ketika ayat-ayat cuma bikin muak
nasehat buat tambah berontak
kata-kata yang dipanjatkan diam-diam
menyatakan kuasanya

dalam hening
si bebal terisak minta ampun
dalam hening
dia kembali bahagia

I need more of your silent prayer
to keep this love beautiful

I love you, mama.


Lagu Sendu*

Orang yang menyanyikan nyanyian untuk hati yang sedih
adalah seperti orang yang menanggalkan baju di musim dingin
dan seperti cuka pada luka

Jadi di hari tanpa nada ini
Mari kita nikmati luka
Bersama tawa dan sedikit air mata
Biarkan waktu pelan-pelan menutupnya

Dan jika suatu hari nanti ia kembali menganga
Lihat langit dan syukuri sinarnya

I'm yours.

Sabtu, 21 Januari 2012

Beautiful Mistake

If there were such a thing called mistake,
you are the most beautiful mistake I did.

I'm not sorry and no regret for anything we did, 
even after I need to erase you from my life.

By life,
Still no regret. I appreciate all you did for me. You showed me the worst and best part of me.

For better or worse, I'm thankful I got you. But if you need a place to crash, no "I got you". You hurt with all this. "I got you" nonsense.

I'm sorry for the pain I cause you.

Thank you for loving me. I promise you, the next you will have a better than me.
And I will have a better than you.


Bimbang

Pertama kali aku tergugah..
Dalam setiap kata yang kau ucap..

Bila malam tlah datang, terkadang ingin ku tulis semua perasaan..

Kata orang rindu itu indah, namun bagiku ini menyiksa..
Sejenak ku fikirkan, untuk ku benci saja dirimu, namun sulit ku membenci..

Pejamkan mata, bila ku ingin bernafas lega..
Dalam anganku, aku berada di satu persimpangan jalan yang sulit kupilih..

Ku peluk semua indah hidupku, hikmah yang kurasa sangat tulus..
Ada dan tiada cinta bagiku tak mengapa..
Namun ada yang hilang separuh diriku..

Bimbang, Melly Goeslaw.

Jumat, 13 Januari 2012

evoL.

Love.
Let me stunned for a moment.
Let me trace every inch of story and I believe that I've ever had anything to do with love.
Let me specify any "relationship" that was, and usually I called "in the name of love"

Love. I didn’t find any happiness yet.
Relation of  heart that has been woven, and have been combing the day with various feeling: laughter, tears, anxiety, longing, and so on, also reap nothing yet.
When the relation must be broken in the middle of his journey, just a bitter and sadness feeling is left alone. Happy is just to be a single word in a line with a magnificent floating white cloud and stood in the big sky.

Anyway, maybe I should keep looking for other stories about love. Maybe love is still allergic to greet me in earnest. Don’t be surprised if up to this moment, I still shadowed by the question for the faithful of love when I’m going to sleep and my morning arriving.

Really?
Love is life?
Love is hope?
Love is happiness itself?
Love is a gift?
Love is blind?
Love is desperate to be happy?
Love is a deliberate ignorance?
Love is not just words?
Love is simple?
Love is the last terminal?

If love is alive, why am I like to die now?
If love is the hope, why am I like the despairing now?
If love is happy, why am I sad today?
If love is a gift, why do I feel like punished?
If love is blind, why is it like I can "see" things that shouldn’t I see in love.
If love is the despair of joy, in fact I'm not happy right now.
If love is not just words, why I'm so sick of this because of what love do?
If love is simple, why it could be so complicated?
If love is the last terminal, why should there be late again?

What we remember from the memories recorded by us? Name of place, name of the game, names of friends, events, incidents, are things that might be forgotten slowly. But not with feeling.

Joy, sadness, i will continue to take it without easily scattered along our journey.
Love is not visible to the eyes, not palpable by hand, but it’s been around since we can’t say anything about it anymore.
True love, love that when we think about something has gone, it's just hiding, waiting to come back again. love that won’t blind because it will guide me, lead you, guide us, forever.

Someday the love is always there for me, and don’t let my heart locked, for one last name.


Senin, 12 Desember 2011

Otak-Otak

Otak kiri terus bersabda betapa lo gak worth it dinanti. Betapa lo cuma ngomong sayang doang dan gak sesuai kenyataan. Betapa I deserve so much better in life. Betapa ada kok yang sayang ama gue. Betapa gue selama ini buta.

Tapi otak kanan masih percaya semua kata sayang lo.

Kanan, kalaupun dia sayang, lo tetap ga boleh sayang.

Kiri, emang sayang bisa dilarang?

Kanan, this is just a phase. This too shall pass.

Kiri, dia perfect. Lo gak akan nemu orang sesempurna dia.

Kanan, you are so much better than you thought. Just lose some kilos and you can get anyone you want.

Kiri, gue maunya dia.

Kanan, dia gak mau elo. Kalaupun mau, gak selamanya. Lo akan ditinggal.

Kiri, gue gak apa-apa selama masih bisa lihat dia.

Kanan, shame on you. Nothing will come out of this but bitterness and sadness. Now get up. You have a thesis to finish.

Kiri, how can I finish a thesis like this?

Kanan, just use your otak kiri.

Kamis, 01 Desember 2011

ga ada mereka, ga rame

Ga ada lo ga rame.
Jargon yang basi sih sebenernya.
Tapi ini yang gue rasain dari mereka. hidup gue di kampus ga akan berasa kayak sekarang tanpa mereka.
gue bukan sok-sok jadi kayak anak SMA yang mau pamer geng, tapi gue pengen mereka dikenal, orang-orang yang bikin gue semangat berangkat kuliah.
Ga peduli gimana rempongnya kita kalo kelar kuliah mau kemana.
Ga peduli gimana hebohnya kita kalo ngepoin orang.
Ga peduli gimana riwehnya kita kalo ada tugas kelompok.
Ga peduli gimana emosinya kita kalo salah satu dari kita ada yang gangguin sama orang lain.

Kita ga cuma sebatas itu doang.
Pokoknya ga ada lo ga rame.
Kita ga punya nama, pokoknya ga ada lo ga rame aja.
Buat gue, tempat yang namanya kampus akan berasa suram tanpa mereka.

Deasy.



















Cewek yang satu ini adalah partner gue ngakak dan ngomentarin orang di jalan. Dibalik mukanya yang pernah dibilang kayak orang batak, tapi dia jawa tulen. Kocak, ga ada yang ditutup-tutupi, tapi sering bisa menjelma jadi sosok nan dewasa dan bisa diandalkan.

Tia.



















Kalo yang ini, partner gue berbagi cerita, dari cerita yang ga penting, penting, sampe yang penting banget. plinplan dan kerempongannya adalah seni dari karakteristik tia. Sisi tegar, pekerja keras, dan baik hatinya yang bikin gue salut sama tia.
 
Desti.



















Kalo cewek yang satu ini punya postur tubuh yang imut banget kalo lagi berdiri di samping gue. Hatinya yang selalu niat baik tapi kadang gue pikir terlalu baik juga jadi ciri khas si mpok desti. Hampir selalu ga pernah bilang “ ga” kalo lagi ada yang minta tolong. Selalu ngirim sms-sms nasehat dan kata-kata bijak. Tapi bawaannya yang slow mellow biking gue ga tega ngomong kasar ke dia. Dan kadang-kadang gue ikut emosi sama orang yang berani ngomong kasar sama dia dan bikin dia sedih.

Febri.



















Si mbak yang satu ini, orangnya gampang banget panik, gampang banget keringetan. Sama kayak gue. Orangnya aktif dan hidup yang disusun dengan cermat dan teliti bisa gue contoh dan pelajaran di hidup gue. 
 
Andan.



















Si mbak yang satu iniadalah orang yang paling jarang gue liat cemberut atau bĂȘte. Slalu terlihat ayu dengan senyumnya yang hampir ga pernah absen. Walaupun gue jarang menghabiskan waktu gue dengannya, karena dia milik sejuta umat. Tapi sifatnya yang selalu ceria dan lembut ga jarang bikin gue kangen. 

Kita ga cuma sekedar itu,
kita lebih dari itu, kalo ada satu yang ga bareng, berasa ada yang kurang.





























Pokoknya ga ada mereka ga rame.